Menulis dengan Otak Kanan
Dari dulu sampai sekarang, q suka nulis “diary” walaupun masi bolong-bolong, tergantung moment yang menggores d hati. tulisanku ringkas dan tegas tapi jelas. bahkan mungkin bisa berulang-ulang sampai rasanya hati ini lega. kebiasaan menulis “diary” bisa mengobati luka hati, meringankan beban dan melayangkan jiwa (bukan wafat lho ya
). kita bisa berimajinasi sesuka hati dan menuliskannya tanpa ada yang menyanggah pendapat kita. setelah menulis biasanya perasaanku jadi lega, terbang melayang, dan siap menghadapi sesuatu yang baru lagi.
hari ini harusnya q udah selesaikan outline buku dan merancang nulis artikel satu-persatu. tidak mudah memang mengubah gaya tulisan “liar” saat di diary menjadi tulisan artikel yang mengandung informasi. tapi kebiasaan menulis diary ini membuatku lebih mengalir dalam mengurai kata-kata. seperti berbicara dengan teman atau sahabat. dekat dan hangat. itu yang akan ku lakukan untuk memulai artikelku. menulis dengan imajinasi baru di edit belakangan. pasti akan mengalir cair asal pasokannya juga cair. inilah yang ku sebut menulis dengan otak kanan. yang penting nulissss….
SELAMAT MENULIS
-SALAM NUTRISI DAHSYAT-